Bahaya Kosmetik Ilegal Bagi Kesehatan Tubuh – Radio RDK

Kebutuhan akan kosmetik kian meningkat seiring berkembangnya informasi dan gaya hidup saat ini. Hamper semua kalangan sangat membutuhkan kosmetik. Penyebaran dan peningkatan akan komoditas kecantikan tersebut kiat memuncak. Tidak heran jika semakin banyak iklan juga promosi yang menjadikan kosmetik sebagai aktor utamanya.

Berkembangnya penggunaan sosial media menjadikan kosmetik semakin laku di semua lapisan masyarakat. Tak hanya karena kebutuhan namun juga pengaruh yang dibawa para influencer kepada masyarakat. Kosmetik sendiri sudah ditetapkan menjadi komoditi yang peredarannya harus terjaga, terjamin serta legal di masyarakat. Hal tersebut sesuai dengan yang tercantum pada Pasal 1 angka 4 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dimana kosmetik merupakan salah satu dari sediaan farmasi yaitu yang hanya dapat diedarkan setelah mendapat izin edar.

Lalu bagaimana dengan maraknya kosmetik yang beredar tanpa izin dan jaminan keamanan? Ya, tentu sangat merugikan para konsumen. Untuk ini, konsumen dituntut untuk menjadi konsumen cerdas dengan peduli terhadap keamanan kosmetik yang akan dibeli atau dipakai. Pelaku usaha kosmetik illegal yang beredar merupakan sebuah pelanggaran dan dapat dikenakan hukum penjara serta ganti rugi sesuai dengan pasal 197 Undang-Undang Kesehatan.

Meningkatnya sistem penjualan barang menggunakan teknik promosi yang dilakukan seseorang di social media juga ikut mempengaruhi beredarnya promosi palsu terhadap kosmetik illegal. Dalam Undang-Undang Perlindungan konsumen, pelaku usaha dilarang menjual barang yang tidak sesuai dengan janji yang dinyatakan dalam label, etiket, keterangan, iklan atau promosi penjualan barang/jasa tersebut. Pelaku usaha juga dilarang mengiklankannbarang secara tidak bernar atau berlebihan .

Sebagai konsumen memiliki kewajiban untuk memastikan barang yang akan dibeli memenuhi standar yang berlaku dan terjamin keadaanya. Sehingga tidak menimbulkan kerugian kepada konsumen.