Skip to content
Bolehkah TKA menjabat sebagai Direktur Utama dalam Perusahaan?

Bolehkah TKA menjabat sebagai Direktur Utama dalam Perusahaan?

Bolehkah TKA menjabat sebagai Direktur Utama dalam Perusahaan di Indonesia? Simak ulasannya pada artikel berikut ini.

 

Pemberi kerja wajib memperhatikan ketentuan terkait jabatan yang boleh diduduki TKA

Keberadaan Tenaga Kerja Asing (TKA) di Indonesia bukan lagi merupakan suatu hal yang baru. Pergerakan modal dari luar negeri yang masuk ke Indonesia karena semakin dipermudahnya  investasi asing turut mempengaruhi arus masuk pekerja asing ke dalam negeri. Alasannya, tentu tidak lain untuk mengawasi kegiatan usahanya di Indonesia serta untuk mengisi jabatan-jabatan tertentu yang keterampilan dan keahliannya saat ini hanya dimiliki oleh TKA. Berkaitan dengan hal itu, lantas bolehkah jika TKA menduduki jabatan sebagai direktur utama dalam suatu perusahaan? Apakah jabatan direktur utama hanya terbatas bagi tenaga kerja Indonesia saja? Untuk lebih jelasnya, simak ulasan berikut ini.

Sebelum mengetahui apakah jabatan direktur utama merupakan salah satu jabatan yang boleh diduduki TKA, perlu untuk diketahui dahulu sektor usaha apa sajakah yang boleh dimasuki oleh TKA. Ketentuan mengenai sektor usaha yang boleh dimasuki TKA ini diatur dalam Keputusan Menteri Ketenagakerjaan No. 228/2019 tentang Jabatan Tertentu yang Dapat Diduduki oleh Tenaga Kerja Asing (Kepmen 228/2019) yang diantaranya terdiri dari sektor:

  1. Konstruksi
  2. Real Estate
  3. Pendidikan
  4. Industri Pengolahan
  5. Pengelolaan Air, Air Limbah, Daur Ulang Sampah dan Aktivitas Remediasi
  6. Pengangkutan dan Pergudangan
  7. Kesenian, Hiburan dan Rekreasi
  8. Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum
  9. Pertanian, Kehutanan dan Perikanan
  10. Penyewaan dan Sewa Guna Usaha, Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan dan Penunjang Usaha Lainnya
  11. Aktivitas Keuangan dan Asuransi
  12. Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas Sosial
  13. Informasi dan Telekomunikasi
  14. Pertambangan dan Penggalian
  15. Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan Udara Dingin
  16. Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor
  17. Aktivitas Jasa Lainnya
  18. Aktivitas Profesional, Ilmiah dan Teknis

Bahwa dari sektor-sektor usaha tersebut, Kepmen 228/2019 membuat rincian jabatan-jabatan apa saja yang boleh diduki TKA dari 18 sektor tersebut. Sektor-sektor yang di atur dalam Kepmen 228/2019 secara langsung mencabut Sembilan belas Keputusan Menteri Ketenagakerjaan yang sebelumnya mengatur terkait jabatan-jabatan dalam sektor usaha yang boleh diduduki TKA. Pengaturan sektor-sektor tersebut secara tidak langsung mengacu kepada Peraturan Presiden Nomor 44 Tahun 2016 tentang Daftar Bidang Usaha yang Tertutup dan Daftar Bidang Usaha yang Terbuka dengan Persyaratan di Bidang Penanaman Modal.

Sektor-sektor yang diatur penggunaan TKA-nya tersebut masuk dalam kategori sektor usaha yang terbatas baik itu dalam jumlah investasi asing yang diperbolehkan atau terbatas dicadangkan atau kemitraan dengan Usaha Mikro Kecil dan Menengah serta Koperasi. Sehingga, bagi perusahaan yang bidang usahanya masuk dalam dua kategori tersebut, secara tidak langsung harus mengacu pada ketentuan yang diatur dalam Kepmen 228/2019 apabila ingin mempekerjakan tenaga kerja asing.

Jabatan-jabatan yang tercantum dalam Kepmen 228/2019 tersebutjumlahnya ratusan,  secara garis besar jabatan tertinggi dari setiap sektor yang boleh diduduki TKA berada pada level manager. Namun, terdapat sektor usaha yang secara langsung menyebutkan bahwa jabatan Direktur Utama dapat diduduki oleh TKA. Sektor usaha tersebut adalah bidang pertambangan dan penggalian.  Jabatan Direktur Utama dalam sektor pertambangan dan penggalian yang dapat diduduki oleh TKA memiliki persyaratan, yakni pendidikan minimal sarjana dan pengalaman kerja minimal 15 tahun. Kemudian, bagaimana dengan sektor usaha lainnya, apakah jabatan Direktur Utama dapat diduduki oleh TKA?

Jabatan Direktur Utama dalam Semua Sektor Usaha

Sektor-sektor usaha yang tidak menyebutkan Direktur Utama boleh diduduki oleh TKA dan sektor-sektor usaha lainnya yang tidak diatur dalam Kepmen 228/2019 untuk jabatan Direktur Utama dapat diduduki oleh TKA. Hal tersebut berdasarkan poin kedua  Kepmen 228/2019 yang menyatakan bahwa jabatan komisaris atau direktur yang tidak mengurusi personalia diizinkan untuk diduduki oleh tenaga kerja asing selama tidak bertentangan dengan peraturan tersebut. Selain itu, poin 3 228/2019  menambahkan bahwa menteri atau pejabat yang ditunjuk dapat memberikan izin bagi pelaku usaha untuk mempekerjakan TKA pada jabatan yang tidak tercantum dalam lampiran.

Dengan demikian, TKA boleh saja menduduki jabatan sebagai direktur utama selama memenuhi kualifikasi dan persyaratan yang diatur dalam peraturan perundang-undangan  dan telah memperoleh izin dari menteri maupun pejabat yang ditunjuk..

Sumber: Kenali Kualifikasi dan Ketentuan Tenaga Kerja Asing di Indonesia

Author : Kintan Ayunindya/Lulun Khairunnisa
Editor : Hasyry Agustin

Ingin lebih jauh berkonsultasi, silahkan menghubungi kami:

E: ask@bplawyers.co.id
H: +62821 1234 1235

Leave a Comment