SELURUH HARTA BENDA DEBITOR DAPAT DIJADIKAN JAMINAN PELUNASAN UTANG

 In Korporasi

“Barang-barang milik debitor baik yang sudah ada ataupun akan ada di kemudian hari dapat dipergunakan untuk melunasi utang-utang debitor.”

Dalam suatu perjanjian yang menimbulkan utang piutang di antara para pihak, umumnya kreditor akan meminta debitor untuk menyerahkan jaminan. Jaminan tersebut dipergunakan untuk “menyelamatkan” kreditor apabila di kemudian hari ternyata debitor lalai dalam memenuhi kewajibannya.

Jaminan tersebut ada yang dikenal dengan jaminan umum dan jaminan khusus. Jaminan khusus terdiri dari jaminan kebendaan dan jaminan perorangan. (Baca: Jaminan Perorangan merupakan Salah Satu Pilihan Jaminan Yang Dapat Anda Pergunakan)

Dalam perjanjian utang piutang yang nilai nominalnya tidak terlalu besar umumnya debitor tidak memberikan jaminan secara khusus. Lalu jika debitor tersebut kemudian lalai, apakah apa perlindungan hukum bagi kreditor agar dapat menerima pembayaran atau piutang yang dimilikinya?

Sedangkan yang dimaksud dengan jaminan umum sebagaimana diatur dalam Pasal 1131 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata), yaitu:

Segala barang-barang bergerak dan tak bergerak milik debitur, baik yang sudah ada maupun yang akan ada, menjadi jaminan untuk perikatan-perikatan perorangan debitur itu.”

Dengan demikian maka seluruh aset yang dimiliki debitor menurut hukum otomatis menjadi jaminan yang dapat dipergunakan untuk melunasi utang yang dimilikinya terhadap kreditor.

Walaupun demikian, kreditor yang berkepentingan tersebut tetap harus mengikuti prosedur hukum yang ada untuk memperoleh pembayaran atau pelunasan. Kreditor tidak dapat langsung mengambil barang-barang milik debitor tersebut secara paksa, contohnya mengambil mobil milik debitor.

Jika hal tersebut dilakukan maka akan menimbulkan permasalahan hukum baru dimana kreditor dapat dilaporkan ke pihak kepolisian dengan dugaan melakukan tindak pidana pencurian.

Oleh karena itu, untuk mendapatkan hakmnya, maka kreditor harus mengajukan gugatan wanprestasi terhadap debitor melalui pengadilan. Dalam tuntutannya tersebut kreditor selaku penggugat, juga perlu meminta pengadilan untuk membebankan sita jaminan (conservatoir beslag) terhadap harta benda debitor.

Dengan tujuan apabila setelah putusan majelis hakim berkekuatan hukum tetap dan debitor tetap lalai maka terhadap harta benda yang telah dibebankan sita jaminan dapat dilelang. Kemudian hasil dari pelelangan tersebut menjadi hak dari kreditor sebesar nilai utangnya.

Maka sebelum memutuskan untuk mengajukan gugatan wanprestasi, kreditor harus memiliki data-data yang benar dan lengkap terkait harta benda debitor yang sekiranya berguna untuk disita. Agar pada akhirnya kreditor dapat memperoleh pembayaran atas utang yang dimilikinya.

Bagaimana jika debitor tersebut memiliki kreditor lebih dari satu?

Hal tersebut terjadi dalam perkara kepailitan, dimana debitor yang dinyatakan pailit berdasarkan putusan pengadilan memiliki lebih dari satu kreditor. Bahkan tidak jarang seluruh kreditor yang ada tersebut seluruhnya berkedudukan sebagai kreditor konkuren (kreditor yang tidak memiliki jaminan kebendaan). (Baca: Keistimewaan Kreditor Separatis Dalam Proses Kepailitan)

Dalam hal demikian maka berlaku ketentuan Pasal 1132 KUHPerdata, yaitu:

“Barang-barang itu menjadi jaminan bersama bagi semua kreditur terhadapnya hasil penjualan barang-barang itu dibagi menurut perbandingan piutang masing-masing kecuali bila di antara para kreditur itu ada alasan-alasan sah untuk didahulukan.”

Seluruh kreditor tanpa jaminan kebendaan memiliki kedudukan dan hak yang sama atas seluruh harta benda debitor tersebut. Oleh karena itu kepailitan disebut sebagai sita umum atas seluruh kekayaan debitor

BP Lawyers dapat membantu anda

Kami dapat membantu Anda dalam menyelesaikan permasalahan utang piutang Anda. Baik dengan menempuh jalur penyelesaian di pengadilan atau di luar pengadilan (non-litigasi) terlebih dahulu. Anda dapat menghubungi kami melalui ask@bplawyers.co.id atau +62 821 1000 4741

Author :

Fairus Harris, S.H., M.Kn.

Recommended Posts

Leave a Comment

Hubungi Kami

Punya pertanyaan? Kirimkan kami pesan dan kami akan membalas pesan Anda, segera!

Not readable? Change text.

Start typing and press Enter to search