File Corrupt pada Foto Wedding
Salah satu permasalahan yang kadang terjadi pada seorang fotografer iyalah terkait dengan hasil foto nya yang tidak dapat dibuka atau diproses di dalam computer sehingga membuat foto yang sudah diambil sebelumnya tidak dapat tampil maupun digunakan, yang biasa disebut dengan file corrupt.
Hal ini menjadi sesuatu yang menakutkan bagi pengguna jasa fotografi wedding maupun fotografer itu senduri. Bayangkan jika sudah melaksanakan serangkaian acara dengan khidmat dan mengharukan lalu tidak ada satupun yang bisa diabadikan lewat foto. Tentu sangat merugikan.
Untuk itu, pencegahan pun sangat penting dilakukan dengan cara selalu mencadangkan ataupun menyalin semua data ke beberapa tempat berbeda sebagai cadangan jika terjadi sesuatu. Selain itu juga dapat membawa kartu memori cadangan untuk mengatasi jika kartu memori utama mengalami masalah.
Pengguna jasa foto wedding merupakan konsumen yang harus dilindungi hak nya. Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen. Hak yang harus diterima konsumen meliputi mendapatkan barang/jasa sesuai dengan nilai tukar dan kondisi serta jaminan yang dijanjikan. Selain itu, konsumen juga berhak mendapatkan kompesasi , ganti rugi dan/ atau penggantian apabila barang/jasa yang diterima tidak sesuai sebagaimana mestinya.
Penggantian kerugian bisa dengan mengganti biaya yang dibutuhkan selama pemotretan, memberi waktu untuk peotretan dan lain-lain. Jika permasalahan ini trjadi dan tidak dapat diselesaikan dengan cara kekeluargaan maka sebagai konsumen Anda bisa membawa masalah ini ke jalur yang lebih tinggi lagi.
Our Newsletter
Our newsletter is personally written and sent out about once a month. It's not the least bit annoying or spammy.
We promise.