Memahami Kontrak Kerja

Mengenal Tugas dan Peran Technical Consultant di Perusahaan ITDalam memulai kerjasama dalam pekerjaan biasanya kedua belah pihak akan membuat surat perjanjian atau kontrak kerja untuk melindungi proses kerja sama selama berlangsung. Kontrak kerja atau perjanjian itu sendiri memiliki arti proses dimana dua orang atau lebih saling berjanji untuk melakukan atau tidak melakukan suatu perbuatan tertentu yang biasanya secara tertulis. Pihak yang berjanji juga dituntut untuk melaksanakan sehingga perjanjian tersebut menimbulkan hubungan hukum yang menimbulkan hak dan kewajiban dalam kontrak yang sah.

Kontrak atau perjanjian yang sah harus meliputi beberapa syarat seperti yang tercantum dalam pasal 1320 KUH Perdata diantaranya syarat subjektif yaitu apabila dilanggar maka kontrak dapat dibatalkan, dan syarat objektif yang apabila dilanggar maka kontraknya batal demi hukum. Perjanjian atau kontrak yang dibuat secara sah berlaku undang-undang yang berlaku sesuai dengan pasal 1338 ayat 1 KUH Perdata dalam hal tersebut menagndung asas kepercayaan, asas persamaan hak, asas kesimbangan, asas moral, asas kepatutan, asas kebiasaan, dan asas kepastian hukum.

Kontrak tersebut dilindungi dari seumber hukum yang berlaku diantaranya undanga-undang terhadap apa yang dibolehkan dan yang tidak diperbolehkan sesuai ketentuan kontrak yang tertulis serta persetujuan dari pihak yang terkait. Jika diantaranya melakukan pelanggaran terhadap perjanjian yang sudah disepakati, maka perbuatan pihak tersebut melawan hukum yang berlaku dan dapat dikenakan sanksi.