INILAH KENAPA PENGUSAHA TETAP MEMBUTUHKAN LAWYER BUKAN SEKEDAR TEMPLATE PERJANJIAN

 In Korporasi

“Template perjanjian dapat menjadi bom waktu, ketika ada klausula perjanjian yang tidak melindungi kebutuhan dan kepentingan si pengusaha.”

Mayoritas pengusaha atau perusahaan pemula menyadari perlunya pendampingan hukum. Mulai dari pembuatan kontrak bisnis, perizinan hingga pendirian badan usaha. Tetapi kondisi modal yang terbatas membuat para pengusaha atau perusahaan pemula harus memilih antara biaya modal untuk bisnis atau biaya jasa hukum.

Kecenderungan pengusaha akan mengorbankan biaya untuk pengacara untuk menambah modal bisnis dan mencari alternatif lain untuk mengatasi kebutuhan aspek hukum seperti pembuatan kontrak-kontrak bisnis. Alternatif lain tersebut adalah bahwa pembuatan kontrak-kontrak bisnis cukup mendownload template perjanjian yang banyak tersedia di Internet. Harapannya, template ini dapat membantu untuk memenuhi kebutuhan dokumen hukum tanpa harus membayar jasa pengacara untuk meminta nasehat hukum.

Hal ini merupakan hal yang beralasan, karena tarif per jam pengacara di wilayah Jakarta berkisar di antara Rp. 500.000,00 (lima ratus ribu rupiah) sampai Rp. 10.000.000,00 (sepuluh juta)/jam. Tinggi rendahnya biaya jasa pengacara ini tergantung pada senioritas pengacara tersebut.

Kelemahan Template Perjanjian

Adapun, implikasi pembuatan kontrak-kontrak bisnis dengan menggunakan template adalah tidak terlindunginya hubungan hukum para pihak dengan baik atau terdapat celah hukum yang dapat dijadikan oleh salah satu pihak untuk menuntut pihak yang lain di kemudian hari.

Semisal, Seorang Pengusaha A yang berasal dari Indonesia mengadakan perjanjian jual beli mebel dengan Pengusaha B yang berasal dari Inggris. Kemudian, para pihak menggunakan template yang hanya berbahasa Inggris untuk mengikat perjanjian jual beli mebel tersebut.

Mungkin pada awalnya, para pihak tidak mengetahui bahwa penggunaan bahasa dalam kontek perjanjian antara pihak Indonesia dengan pihak Asing di Indonesia, wajib menggunakan bahasa Indonesia (Pasal 31 Undang-Undang No. 24 Tahun 2009 mengenai Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan). Selanjutnya, di kemudian hari Pengusaha B yang berasal dari Inggris tersebut membatalkan kontrak karena kontrak jual beli mebel tersebut dinilai telah melanggar hukum, karena tidak menggunakan bahasa Indonesia. Hal ini tentu bisa merugikan Pengusaha A tersebut, karena dengan pembatalan kontrak tersebut berimplikasi terhadap operasional usaha.

Contoh lain, Pengusaha A telah memproduksi mebel sesuai permintaan B, kemudian karena adanya pembatalan kontrak, maka barang tersebut tidak jadi dibeli dan dalam kontrak juga tidak diatur mengenai klausula terkait konsekuensi pembatalan pembelian akibat hal-hal tertentu, semisal pembatalan kontrak di tengah pelaksanaan perjanjian. Tentu, hal ini membuat pengusaha A akan mengalami kerugian, karena biaya modal produksi tidak kembali akibat batalnya pembelian tersebut.

Dalam kasus di atas, menunjukkan bahwa template perjanjian dapat menjadi bom waktu bagi pengusaha atau perusahaan pemula, karena template tidak dirancang secara khusus untuk melindungi kepentingan maupun kebutuhan pengusaha tersebut. Sehingga, menjadi penting bagi pengusaha atau perusahaan pemula berkonsultasi juga dengan pengacara dan tidak sekedar membutuhkan template perjanjian.

Mengenai biaya hukum yang mahal ini, pada saat ini dimana revolusi digital cukup besar pengaruhnya terhadap aspek kehidupan. Maka, terdapat suatu pola baru dalam layanan hukum. Pola baru tersebut adalah layanan pengacara berbasis platform online. Pola dan model membantu bertemunya pengacara dengan klien dengan biaya yang terjangkau, tetapi transparansi dan kualitas layanan yang diberikan tetap terpercaya.

Para starups atau UKM dapat mengkonsultasikan mengenai pembuatan dokumen hukum yang akan dibuat dengan adanya layanan chatting maupun video call dalam platform online tersebut. Di sisi lain, kebutuhan jasa hukum juga menyesuaikan tingkatnya. Sehingga, untuk membantu para startups, tidak harus dibantu oleh senior lawyer. Dengan kata lain, biaya layanan hukum dapat ditekan sehingga harga yang ditawarkan juga bisa turun.

BP Lawyers dapat membantu anda:

Kami dapat membantu startups dalam mendesain kontrak bisnis sesuai dengan kebutuhan dan melindungi bisnis anda dengan biaya yang efektif dan rasional. Jika anda ingin berkonsultasi lebih jauh, silakan menghubungi kami di: ask@bplawyers.co.id atau 0821 1000 4741.

Author :

Dalmy Nasution/Bimo Prasetio

Recommended Posts

Leave a Comment

Hubungi Kami

Punya pertanyaan? Kirimkan kami pesan dan kami akan membalas pesan Anda, segera!

Not readable? Change text.

Start typing and press Enter to search