Apakah dimungkinkan penyelesaian sengketa melalui arbitrase diselesaikan melalui media online ?

 In Arbitrase

Dalam suatu acara seminar yang kami adakan salah satu peserta ada yang pernah menanyakan, apakah penyelesaian sengketa melalui forum arbitrase dapat dilakukan melalui media online ? Pada dasarnya belum ada suatu peraturan perundang-undangan di Indonesia yang secara eksplisit mengatur boleh atau tidaknya suatu proses arbitase diselesaikan melalui media online.

Pada dasarnya penyelesaian melalui arbitrase merupakan suatu kesepakatan antara para pihak yang dibuat secara tertulis baik ketika sebelum timbulnya sengketa atau setelah timbulnya sengketa. Dalam kesepakatan tersebut para pihak diharuskan untuk menentukan pilihan arbitrase yang dipilih apakah melalui lembaga arbitrase atau arbitrase ad-hoc.

Dalam perjanjian arbitrase tersebut para pihak berhak untuk menentukan acara yang akan digunakan selama proses pemeriksaan dilakukan. Dengan ketentuan tidak boleh bertentangan dengan hal-hal yang telah diatur dalam UU Arbitrase.

Jika para pihak tidak menentukan sendiri ketentuan mengenai hukum acara arbitrase yang akan digunakan, maka mekanisme pemeriksaan akan dilakukan sebagaimana ketentuan dalam UU Arbitrase. Penyelesaian sengketa yang dipilih melalui suatu lembaga arbitrase, pemeriksaan akan dilakukan menurut peraturan dan acara dari lembaga yang dipilih, kecuali ditetapkan lain oleh para pihak.

Terdapat beberapa ketentuan dalam UU Arbitrase yang secara langsung mengatur para pihak atau kuasanya diwajibkan untuk hadir di muka persidangan pada waktu yang telah ditentukan. Salah satunya yaitu persidangan pertama setelah termohon memberikan tanggapan atau jawabannya, sebagaimana diatur dalam Pasal 40 UU Arbitrase. Dalam hal demikian maka kecuali ditentukan lain oleh arbiter atau majelis arbiter maka para pihak diwajibkan untuk menghadiri persidangan secara langsung.

Ketentuan harus dilakukannya pertemuan langsung oleh para pihak secara khusus, juga diatur dalam mekanisnya penyelesaian melalui alternatif penyelesaian sengketa (APS). Sebagaimana diatur dalam Pasal 6 ayat (2) UU Arbitrase, yaitu:

Penyelesaian sengketa atau beda pendapat melalui alternatif penyelesaian sengketa sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diselesaikan dalam pertemuan langsung oleh para pihak dalam waktu paling lama 14 (empatbelas) hari dan hasilnya dituangkan dalam suatu kesepakatan tertulis.

Adapun yang dimaksud dengan APS itu sendiri yaitu:

Lembaga penyelesaian sengketa atau beda pendapat melalui prosedur yang disepakati para pihak, yakni penyelesaian di luar pengadilan dengan cara konsultasi, negosiasi, mediasi, konsiliasi atau penilaian ahli.

Dengan demikian maka dapat dipahami mengenai proses beracara melalui arbitrase baik itu dengan melakukan pertemuan fisik secara langsung ataupun melalui media online dapat dilakukan. Sepanjang tidak ada aturan khusus yang menentukan suatu tahapan atau pemeriksaan harus dilakukan secara langsung.

BP Lawyers dapat membantu anda

Kami dapat membantu anda dalam memberikan solusi terbaik atas permasalahan atau sengketa terkait kontrak, penyelesaian melalui proses arbitrase maupun peradilan umum. Anda dapat menghubungi kami melalui:

E : ask@bplawyers.co.id

H : +62 821 1000 4741

Author :

Ali Imron S.H.I

Recommended Posts

Leave a Comment

*

Hubungi Kami

Punya pertanyaan? Kirimkan kami pesan dan kami akan membalas pesan Anda, segera!

Not readable? Change text.

Start typing and press Enter to search